Penggunaan Was dan Were

Penggunaan Was dan Were

Was dan Were merupakan bentuk lampau dari verb to be. Verb be sendiri merupakan salah satu kata kerja irregular yang membingungkan, namun sangat sering digunakan dalam bahasa Inggris. Sehingga sangat penting bagi kamu untuk memahami penggunaan kata kerja ini.

Dalam penerapannya, penggunaan was dan were berbeda satu sama lain. Was digunakan untuk subjek orang pertama tunggal yakni I, dan orang ketiga tunggal yakni He, She, It. Sedangkan Were, digunakan untuk subjek orang kedua tunggal yakni You, Your, Yours dan orang pertama dan ketiga tunggal yakni We, They.

  • Singular: I Was, He Was, She Was, It Was.
  • Plural: We Were, You Were, They Were.

Penggunaan Was dan Were dalam Simple Past Tenses

Penggunaan Was dan Were yang pertama adalah pada simple past tense. Was dan Were memiliki makna dan fungsi yang sama sebuah kalimat, keduanya merupakan bentuk lampau (past tense) dari “Be”, yang berperan untuk menunjukan kondisi suatu benda, atau digunakan sebagai kata kerja bantu untuk menghubungkan kata kerja utama.

Seperti yang disebutkan di atas, was dan were merupakan conjugations dari “BE” dan penggunaannya dalam sebuah kalimat bergantung pada bentuk tenses dan jumlah subjek.

Was digunakan untuk subjek orang pertama tunggal yakni I, dan orang ketiga tunggal yakni He, She, It. Sedangkan Were, digunakan untuk subjek orang kedua tunggal yakni You, Your, Yours dan orang pertama dan ketiga tunggal yakni We, They.

  • Was digunakan pada subjek orang pertama yakni, I. Dan orang ketiga tunggal, yaitu He, She, It.
  • Were digunakan pada Orang Kedua Tunggal dan Plural, yakni You, Your, atau Yours. Dan Orang Pertama dan Orang Ketiga Plural, yaitu They dan We.

Contoh Penggunaan Was dan Were pada Kalimat Simple Past Tense

It Was a Great Movie.
(Tadi adalah Film yang Bagus.)

He Was Football Captain of The Team.
(Dia Dulu Kapten Sepakbola di Timnya.)

She Was In Jakarta Last Month.
(Dia Di Jakarta Bulan Lalu.)

We Were In The Right Place.
(Kita Berada di Tempat yang Tepat.)

The Girls Were In Home By Ten O’Clock.
(Para Gadis Sudah Dirumah Pada Pukul 10 Tepat.)

Penggunaan Was dan Were dalam Past Continuous Tense

Dengan memahami penggunaan was dan were, kamu juga dapat menerangkan suatu kejadian atau peristiwa yang sedang terjadi di masa lampau dengan menggunakan past continuous tense. Pola kalimat ini mengandung makna “Sedang”.

Was digunakan untuk subjek orang pertama tunggal yakni I, dan orang ketiga tunggal yakni He, She, It. Sedangkan Were, digunakan untuk subjek orang kedua tunggal yakni You, Your, Yours dan orang pertama dan ketiga tunggal yakni We, They.

  • Was digunakan pada subjek orang pertama yakni, I. Dan orang ketiga tunggal, yaitu He, She, It.
  • Were digunakan pada Orang Kedua Tunggal dan Plural, yakni You, Your, atau Yours. Dan Orang Pertama dan Orang Ketiga Plural, yaitu They dan We.

Contoh Penggunaan Was dan Were pada Kalimat Past Continuous Tense:

Last Night, I Was Listening To Radio Until Midnight.
(Tadi Malam, Saya Sedang Mendengarkan Radio Hingga Tengah Malam.)

I Was Watching a Movie When You Called Me.
(Saya Sedang Menonton Sebuah Film Saat Kamu Meneleponku.)

They Were Talking About Soccer When I Came.
(Merek Sedang Membicarakan Sepakbola Saat Saya Datang.)

He Was Watching Television All Day Yesterday.
(Dia Menonton Televisi Seharian Kemarin.)

We Were Competing In Same Class.
(Kami Bersaing Di Kelas Yang Sama.)

Baca Juga:
Simple Past Tense
Past Continuous Tense

Penggunaan Was dan Were dalam Kalimat Subjunctive

Subjunctive Mood adalah bentuk kata kerja yang digunakan pada kondisi yang tidak nyata seperti dalam Conditional Sentence Type 2 atau pada pernyataan hipotetis.

Untuk mengenali kalimat subjunctive mood, perhatikan penggunakan kata If (Jika) dan Wish (Berharap). Jika Anda melihat dua kata ini, besar kemungkinan kamu menghadapi kalimat subjunctive.

Dalam kalimat subjunctive, apapun dan berapapun jumlah subjeknya maka kata kerja yang digunakan adalah Were karena hal tersebut bukan sebuah kondisi yang nyata. Untuk lebih jelasnya silahkan simak penggunaan was dan were pada kalimat Subjunctive di bawah ini:

I Wish I Were a Rich Man.
(Saya Harap Saya Adalah Orang Kaya.)

I Wish It Were Rainy Outside.
(Saya Harap Diluar Hujan.)

Pada contoh di atas, Subjek membicarakan tentang hal-hal yang dia harapkan untuk terjadi. Namun, pada kenyataannya tidak seperti itu.

If I Were Taller, I Could Do A Slam Dunk.
(Jika Saya Tinggi, Saya Bisa Melakukan Slam Dunk.)

(If Lisna Were A Rich Girl, She Could Fly in First Class Flight.)
(Jika Lisnah adalah Seorang Gadis Kaya, Dia Dapat Terbang dalam Penerbangan Kelas Satu.)

Pada Contoh Di atas, Subjek membicarakan tentang situasi yang mungkin saja terjadi bila dirinya kaya dan lisnah adalah seorang gadis kaya, dua contoh di atas adalah contoh pernyataan hipotetis yang umumnya Anda temui dalam Conditional Sentence Type 2.

He Acts As If He Were An Actor.
(Dia Bertingkah Seolah-olah Dirinya Adalah Seorang Aktor.)

Aziz Spends Money As If He Were A Milionaire.
(Aziz Menghabiskan Uang Seolah-olah Dia Adalah Seorang Miliarder.)

Pada contoh di atas merupakan contoh kalimat yang tidak nyata atau unreal statement.

Baca Juga:

Daftar irregular Verb
Kosakata bahasa inggris yang sering digunakan
Kata Kerja Bahasa Inggris
Nama hari dalam bahasa inggris
Kata Sifat Bahasa Inggris
Modals Verb dan Fungsinya
Penulisan tanggal dalam bahasa inggris
Arti AM dan PM
Angka dalam bahasa inggris
Kata Benda dalam Bahasa Inggris
Musim Bahasa Inggris
Nama bulan dalam bahasa inggris
Nama buah dalam bahasa inggris
Contoh Regular verb beserta artinya
Nama hewan dalam bahasa inggris
Penggunaan in on at
Sinonim bahasa inggris

Demikian pembahasan mengenai Penggunaan Was dan Were dalam Past Tenses dan Kalimat Subjunctive. Semoga bermanfaat dan menambah wawasan Anda dalam proses belajar-mengajar Bahasa Inggris. Sampai jumpa di materi-materi kami selanjutnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.